gita ingat waktu itu kau tidak mau kalau aku panggil mba, "panggil Inong aja git"...
tapi maaf setiap gita berbicara selalu terselip kata 'mba' ...
maaf nong, bukan gita gag bisa memanggil dirimu 'Inong' tanpa embel-embel cuma belum biasa aja..
kira-kira setahun yang lalu, inong datang ke singapore..
yang membawa suasana baru buat saya...
senang sekali rasanya punya teman yang bisa masak segala rupa, apa aja jadi di tangannya, jadi meng-inspirasi saya untuk mencoba memasak adalah fun... *karena selama ini cumaa asssallll...*
asli, kita cuma beberapa kali ketemu, *bisa diitung pake jari* tapi semuanya berkesan..
semuanya gag akan terlupa...
semuanya indah... yang terbayang adalah candamu, gaya bicara yg kadang centil, gaya suka-suka, aaaahhh senyum, tawa, dan cekikikanmu terekam rapi di memori otak ini...
tapi kemaren, semua hilang, yang terdengar cuma 'alat bantu itu' "nuuut nuuut nuuut...."
aaah teratur sekali...
dirimu hanya diam dalam tidur sejak hari rabu, setelah mengalami kesulitan bernafas, kamu pingsan Nong,...
kemarin saya dan
mela hanya bisa menjerit dan terisak bergantian,
"BANGUN NONG!!!... Plissss Banguuuun"
"siapa yang mau jaga zidan n syifa??"
"mereka masih butuh KAMU!!!"
"kasihan Haris Nong, umi.. Plissss banguuun, kamu harus kuat.. Insya Allah kamu bisa Nong!"
"setiap orang, yang mengenal kamu dari penjuuru dunia ini berdoa untuk kamu, mereka mencintai kamu, milismu ramai menanyakan kabarmu, jadi BANGUN NONG.. I beg you"
Saya pulang dari NUH kemaren kira2 pukul 8 malam... bersama suami dan anak saya...
karena sudah malam kami memutuskan makan malam di luar...
Sampai rumah, fathir mungkin lelah setelah seharian bermain bersama zidan-syifa, fira-adam, dandi, danni, hanan-haifa, izan-ika, di visitor lounge ward 26, akhirnya cepat bobo.
Suami saya juga sudah tidur rupanya, lelah karena setelah bekerja seharian langsung membesukdan menjemput saya dan fathir.
Saya sempatkan membaca blognya
hani, saya baca updatenya inong, dan baca satu-satu setiap komen yang masuk... tak terasa air mata ini mengalir tak henti2...
Banyak.. banyak sekali yang sayang sama inong, karena memang inong tulus sayang sama semua orang yang dikenal inong... baru kali ini saya begitu takjub, dan saya sadar inong punya kelebihan yang 'luar biasa' sehingga bisa memikat hati para pengagumnya alias teman-temannya... bahkan tidak sedikit orang yang belum pernah bertemu dengannya sekalipun, turut berdoa dan bersimpati untuknya...
Ilmunya seperti ilmu padi 'makin merunduk makin jadi' sejak awal saya sudah mengagumi nong, walau hanya dalam hati.
Oya tgl 31 agustus 2006 kemarin, Syifa ulang tahun nong, mungkin kau masih ingin menemaninya merayakan hari ulang tahunnya yang ke 3 sehingga kau masih bertahan....
dan pagi ini, saya di kagetkan dengan telfon dari
hany-braddel, minta tolong di uruskan masalah kargo ke jakarta, karena kondisi inong makin buruk. Tersentak saya seketika itu juga.... dan akhirnya berita itu datang juga, dirimu pergi menghadap Ilahi tadi pagi jam 07.01 SGT... Innalillahi wa inna ilaihi rojiun...
Alhamdulillah urusan tiket kepulangan keluarga mu ke jakarta lancar nong, mungkin Allah juga lah yang mengaturnya menjadi lebih mudah...
Teman2 dan sahabat mu di sini berusaha semaksimal mungkin membantu kamu dan keluarga mu nong, bahkan mela, bela2in datang dari batam untuk menjenguk mu nong.
Cindy dan wiwied senantiasa membantu menjaga umi dan anak2 kebanggaan mu nong.
Hany dengan sabar meng update perkembanganmu... semua nong.. semua untuk kamu..
Ellen yang dengan sabar menemanimu di hari pertamamu masuk NUH
dan masiih banyak teman2 yang bersimpati karena mungkin satu alasan yang sama "karena kebaikan mu"..dan mereka mencintaimu nong... karena rasa sayang mu semua dengan tulus berdoa dan membantumu...
kami mengantar dirimu dan keluarga mu di Changi, maaf saya datang terlambat.
Badan saya sudah panas dingin sejak tadi pagi, terasa melayang badan ini...
Tapi saya sempat bertemu umi dan memeluknya, dia sungguh tabah nong...
Haris juga, terlihat tabah walaupun perasaan sedih, takuut dan kepanikan mungkin memenuhi pikirannya..
saya ingat tadi saya sempat berbisik ke zidan, "tolong jaga adek syifa ya sayang, seperti bunda menjaga kalian berdua" dan kau tau apa jawabannya?
" Iya tante... Zidan akan jaga syifa"
Kau pantas bangga pada anakmu Nong, mereka memang pantas di banggakan.
selamat jalan sahabat, tidurlah dengan tenang, tidak ada lagi selang2 infus, obat, dan lain2 yang menusuk dan menyakiti badanmu... kau pergi karena kau sayang orang2 di sekeliling yang menjagamu..keluargamu... aaah baik sekali dirimu... dan inilah yang terbaik untuk mu. Semoga Allah menerima semua amal ibadah mu, menerangi kuburmu, dan mengampuni segala dosa2mu Amiiinsuasana sedih, 1 september 2006